By Dr Tony Setiobudi BMedSci, MBBS, MRCS, MMed (Ortho), FRCS (Ortho)

Flat Foot | Kapan Perlu Periksa Ke Dokter

Flat foot adalah penyakit di mana lekungan telapak kaki bagian dalam berkurang dan terkesan menurun. Lekungan ini penting sekali sebagai pegas di kaki untuk conserve energi. Kadang keluhannya capek kalau berjalan jauh. Jika tidak ada keluhan sama sekali, anda tidak perlu kuatir karena ini bukanlah penyakit yang berbahaya.

Tetapi jika penderita flat foot ini mengalami hal berikut ini maka penanganan lebih lanjut diperlukan.

  1. Kaki kaku – tidak flexible
  2. Nyeri di bagian dalam atau di bagian luar kaki
  3. Sering jatuh
  4. Flat foot terjadi setelah cedera kaki
  5. Mempunyai riwayat arthritis, diabetes, obesitas

 

Flat Foot | Kapan Perlu Periksa Ke Dokter

Dr Tony Setiobudi adalah spesialis bedah tulang dan super-spesialis bedah tulang belakang di Mount Elizabeth Hospital (Orchard), Singapore. Dr Tony menangani masalah tulang, sendi, saraf, otot dan ligamen pada orang dewasa dan anak. Dr Tony mempunyai keahlian khusus dalam penanganan saraf terjepit (HNP & spinal stenosis) & masalah tulang belakang seperti nyeri punggung & leher, scoliosis, postur bungkuk (kyphosis), tumor & infeksi tulang belakang, cedera saraf besar (spinal cord) & patah tulang osteoporosis.